ChatBox

WELCOME

WELCOME TO AZTA NEWS WELCOME TO AZTA NEWS

Minggu, 02 Januari 2011

Kamus Istilah Seks, Edisi Bokep-Video Porno XXX Diperagakan Oleh Mr P (Khusus Dewasa)


Video Porno XXXMungkin istilah-istilah ini sudah tidak asing lagi bagi yang sering nonton film bokep alias porno, karena bisa jadi istilah istilah tadi bisa juga dijumpai di sampul atau cover film atau CD nya. Inilah kumpulan istilah-istilah seks tersebut disajikan secara lengkap dan diperagakan oleh secara lengkap Oleh Mr P, Awas khusus dewasa lho +18 tahun keatas. Kalau belum jangan coba-coba baca bisa timbilen matanya.
istilah seks di video porno xxx, porn video
istilah seks porn video xxx
istilah seks porn video xxx
istilah seks video porn xxx
Terima kasih diucapkan kepada MR P (Mr Pen dan Miss P) yang telah memperagakan adegan diatas dengan sangat sempurna.
sumber


Top ten most magical examples of topiary

Top ten most magical examples of topiary


Topiary is becoming even more popular recently thanks to the increase of urban greenbelts. Topiary, which not only beautifies the environment but also pleases passers-by, is one the most wonderful of all garden arts. These pictures issued on Huanqiu.com on July 9 show the ten top examples from around the world.
1. Sleeping Beauty
Everyone standing in front of her will have a smile on their face. This sleeping beauty has a magical power to calm and charm. The sculpture was created by Peter Hill and his sister Su Hill, and lies on the middle of a garden with many beautiful flowers clustering round. Sleeping peacefully, she is waiting for her prince. [Photo: Huanqiu.com]
Everyone standing in front of her will have a smile on their 
face.This sleeping beauty has a magical power to calm and charm. 
Thesculpture was created by Peter Hill and his sister Su Hill, 
andlies on the middle of a garden with many beautiful 
flowers clusteringround. Sleeping peacefully, 
she is waiting for her prince. [Photo:Huanqiu.com]
2. F1 equation racing car
The racing car theme has not appeared in topiary before. Maybe the creator is a F1 fan and wants to show the moment when competitors change a tyre. Ready to run, the F1 racing car turns this still scene to life. [Photo: Huanqiu.com]
The racing car theme has not appeared in topiary 
before. Maybe thecreator is a F1 fan and wants
 to show the moment when competitorschange a tyre.
 Ready to run, the F1 racing car turns 
this stillscene to life. [Photo: Huanqiu.com]
3. Elephants
An elephant mother leads her babies to play in the park, enjoying family relationships and waiting for you to join in. [Photo: Huanqiu.com]
An elephant mother leads her babies to play 
in the park, enjoyingfamily relationships and 
waiting for you to join in. [Photo: Huanqiu.com]
4. Unicorn
The Unicorn was only a legend before, but now it is walking out of storybooks and showing off its elegant posture in the park. [Photo: Huanqiu.com]
The Unicorn was only a legend before, but now 
it is walking outof storybooks and showing 
off its elegant posture in the park.[Photo: Huanqiu.com]
5. Face
This strange grass sculpture seems like a man's half face and is located in a garden in Cornwall County in England. Maybe the little man living underground wants to peer at the world above. [Photo: Huanqiu.com]
This strange grass sculpture seems like a man's half face
 and islocated in a garden in Cornwall County in England.
 Maybe the littleman living underground wants 
to peer at the world above. [Photo:Huanqiu.com]
6. Huge peg-top
Unlike other creators who forbid viewers to touch their work, Lucy Strachan encourages people to touch her huge peg-top, even to embrace it. If you want to turn the peg-top, try your best. [Photo: Huanqiu.com]
Unlike other creators who forbid viewers to 
touch their work, LucyStrachan encourages people to touch 
her huge peg-top, even to embraceit.If you
 want to turn the peg-top, try your best. [Photo: Huanqiu.com]
7. Lying down
The grass man seems to hide something, but nobody knows what he is trying to hide. [Photo: Huanqiu.com]
The grass man seems to hide something, 
but nobody knows what he 
istrying to hide. [Photo: Huanqiu.com]
8. Giraffe
Two giraffes stop to have a chat in the Russian city of Krasnoyarsk. [Photo: Huanqiu.com]
Two giraffes stop to have a chat in 
the Russian city of Krasnoyarsk.[Photo: Huanqiu.com]
9. Cowboy pasturing cattle
A cowboy sits on a buffalo playing his flute. [Photo: Huanqiu.com]
A cowboy sits on a buffalo
 playing his flute. [Photo: Huanqiu.com]
10. Camels
Two camels walking on the sand blend in with their desert environment. [Photo: Huanqiu.com]
Two camels walking on the sand blend in 
with their desert environment.[Photo: Huanqiu.com]
sumber  :: http://english.chinatibetnews.com/Gallery/2009-07/13/content_271925.htm
 


STRANGE


asli atau editan nih...

Click to view original 
 
 
 


50 Fakta Unik

 http://binanda.files.wordpress.com/2008/08/gambar_aneh181.jpg
1. Queue adalah satu-satunya kata dalam bahasa Inggris yang dapat dibaca dengan cara yang sama ketika empat huruf terakhir dihilangkan.
2. Kumbang tu rasanya seperti apel, tawon seperti pine nuts (sejenis kacang), kalo cacing seperti daging babi goreng.
3. Dari seluruh kata dalam bahasa Inggris, kata ’set’ punya definisi paling banyak.
4. “French Kiss” kalo di Perancis namanya “English Kiss”
5. “Almost” adalah kata terpanjang dalam bahasa Inggris yang disusun mengikuti urutan Alfabet.
6. “Rhythm” adalah kata terpanjang dalam bahasa Inggris yang tidak ada huruf vokalnya
7. Tahun 1386, seekor babi dihukum gantung di depan publik di Perancis gara2 membunuh ana
k kecil
8. Kecoa bisa hidup selama beberapa minggu tanpa kepala
9. Tulang paha manusia lebih kuat daripada dinding semen.
10. Kita tidak bisa bunuh diri dengan cara menahan napas.
11. Di setiap benua pasti ada kota bernama “Rome”.
12. Jantung berdetak lebih dari 100.000 kali per hari.
13. Horatio Nelson, salah seorang Admiral (jenderal Angkatan Laut) legendaris di Inggris seumur hidupnya tidak pernah menemukan cara untuk menyembuhkan mabuk laut yang dideritanya.
14. Kerangka Jeremy Bentham selalu hadir di setiap pertemuan penting di University of London
15. Orang bertangan kanan rata2 hidup 9 tahun lebih lama dari yang kidal
16. Tulang iga kita bergerak sekitar 5 juta kali setahn, tiap kita bernapas!!
17. Gajah satu-satunya mamalia yang tidak bisa lompat
18. Seperempat tulang di tubuh kita ada di kaki
19. Sidik lidah tiap orang berbeda!
20. Transfusi darah pertama dilakukan tahun 1667, ketika Jean-Baptiste
mentransfusikan darah sebanyak 2 pint (kira2 1 liter) dari domba ke orang..
21.Kuku jari tangan tumbuh 4 kali lebih cepat dari kuku jari kaki
22.Debu di rumah paling banyak terbentuk dari sel kulit mati
23.Diperkirakan taun 2080 penduduk dunia bakal mencapai angka 15 miliar
24.Cewek mengedipkan mata 2 kali lebih banyak dari cowok
25.Adolf Hitler adalah seorang vegetarian dan cuman punya satu testis!
26.Madu adalah satu-satunya makanan yang tidak bisa basi.
27.Bulan yang dimulai dengan hari Minggu selalu punya “Friday the 13th.”
28.Coca-Cola kalau tidak pakai pewarna warnanya jadi hijau.
29.Rata-rata jantung landak berdetak 300 kali per menit
30.Lebih banyak orang terbunuh tiap tahun karena disengat lebah daripada digigit ular.
31.Sebatang isi pensil (pensil kayu) bisa dipake menulis sepanjang 35 mil atau menulis 50.000 kata
32.Alergi terhadap makanan/minuman yang paling banyak diderita orang adalah alergi terhadap susu sapi.
33.Onta punya 3 kelopak mata untuk melindungi matanya dari pasir gurun.
34.Posisi mata keledai memungkinkan keledai melihat keempat kakinya setiap saat.
35. 6 Bahasa resmi PBB: Inggris, Perancis, Arab, Mandarin, Rusia dan Spanyol.
36.Bumi atau “Earth” adalah satu-satunya planet di tata surya yang tidak
menggunakan nama dewa
37. Sendawa atau bersin di gereja di Nebraska, USA, adalah melanggar hukum
38. Kita dilahirkan dengan 300 tulang, tapi ketika dewasa tinggal 206.
39.Beberapa cacing akan makan dirinya sendiri kalau kelaperan dan tidak menemukan makanan.
40.Lumba-lumba tidur dengan satu mata terbuka
41.Tidak mungkin bersin dengan mata terbuka
42.Potongan permen karet di dunia tertua umurnya 9.000 tahun
43.Rekor penerbangan terlama seekor ayam adalah 13 detik
44.Queen Elizabeth I menyatakan bahwa dia adalah teladan kebersihan. Dia mandi 1 kali tiap 3 bulan, tidak peduli dia butuh atau tidak.
45.Bekicot (Slug) punya 4 hidung
46.Burung hantu adalah satu-satunya burung yang bisa melihat warna biru
47.Charles Osborne mengalami cegukan selama 69 tahun!
48.Jerapah bisa mengorek kuping sendiri dengan lidahnya yang panjangnya 21 inchi
49.Rata-rata tiap orang ketawa 10 kali sehari
50.Mata burung Onta lebih besar dari otaknya

sumber


Dua laut yang mengalir berdampingan namun berbeda rasa

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.”
(Q.S Al Furqan:53)

Dua Air bertemu



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengenang Captain Jacques-Yves Cousteau

costeau

Jacques-Yves Costeau
(11 Juni 1910 – 25 Juni 1997)
Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara TV `Discovery Chanel’ pasti kenal Mr. Jac
ques Yves Costeau, ia seorang ahli Oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton oleh seluruh dunia.
Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia mene
mui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.
Fenomena ganjil itu membuat pusing Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berpikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.
Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan (surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez. Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laayabghiyaan…” Artinya: “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.
Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan” Artinya “Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara.
Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera.
Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahwa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.
Subhanallah… Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung. Shadaqallahu Al`Azhim.
Rasulullah s.a.w. bersabda:
“Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. bersabda, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran.”
costeau2
costeau3 sign
Berikut ini adalah saat Kapten Cousteau menceritakan peristiwa yang telah menyebabkan dia menjadi seorang Muslim :
“In 1962 German scientists said that the waters of the Red Sea and the Indian Ocean did not mix with each other in the Strait of Bab-ul-Mandab where the Aden Bay and the Red Sea join. So we began to examine whether the waters of the Atlantic Ocean and the Mediterranean mixed with each other. First we analyzed the water in the Mediterranean to find out its natural salinity and density, and the life it contained. We repeated the same procedure in the Atlantic Ocean. The two masses of water had been meeting each other in the Gibraltar for thousands of years. Accordingly, the two masses of water must have been mixing with each other and they must have been sharing identical, or, at least, similar properties in salinity and density. On the contrary, even at places where the two seas were closest to each other, each mass of water preserved its properties. In other words, at the point where the two seas met, a curtain of water prevented the waters belonging to the two seas from mixing. When I told Professor Maurice Bucaille about this phenomenon, he said that it was no surprise and that it was written clearly in Islam’s Holy Book, the Qur’an al-karim. Indeed, this fact was defined in a plain language in the Qur’an al-karim. When I knew this, I believed in the fact that the Qur’an al-karim was the ‘Word of Allah’. I choseIslam, the true religion. The spiritual potency inherent in the Islamic religion gave me the strength to endure the pain I had been suffering for the loss of my son.”
Dan terjemahannya sebagai berikut :
“Pada tahun 1962 ilmuwan Jerman mengatakan bahwa air Laut Merah dan Samudera Hindia tidak menyatu satu dengan yang lain di Selat dari Bab-ul-Mandab di tempat Teluk Aden dan Laut Merah bertemu. Jadi kami memulai untuk memeriksa apakah air dari Samudra Atlantik dan Mediterania bertemu satu sama lainnya. Pertama kita menganalisis air di Mediterania untuk mengetahui habitat, salinitas dan densitas, dan apa yang hidup di dalamnya. Kami mengulangi prosedur yang sama pada Samudera Atlantik. Dua jenis air telah bertemu masing-masing lain dalam Gibraltar selama ribuan tahun. Dengan demikian dua jenis air pasti telah bercampur dengan satu sama lainnya dan mereka pasti sudah berbagi identik, atau, paling tidak, sama salinitas dan densitasnya. Sebaliknya, bahkan di tempat di mana ada dua laut yang paling dekat dengan satu sama lain, setiap jenis air bahkan seperti dibiarkan terpisah. Dengan kata lain, pada titik di mana dua lautan bertemu, ada sebuah tirai air yang mencegah air masuk ke dalam dua laut dari pencampuran. Ketika saya memberitahu Profesor Maurice Bucaille tentang fenomena ini, ia mengatakan bahwa tidak terkejut dan bahwa itu ditulis dengan jelas dalam Kitab Suci Islam, Al-Qur’an al-karim. Memang, fakta ini didefinisikan jelas dalam bahasa dalam Al-Qur’an al-karim. Ketika aku mengetahuinya, saya percaya fakta bahwa Al-Qur’an al-karim adalah ‘Firman Allah’. Saya memilih Islam, agama yang benar. Potensi spiritual yang melekat dalam Agama Islam memberi saya kekuatan untuk menahan rasa sakit atas penderitaan karena kehilangan anakku.”
Perihal ke-Islaman beliau, kini diperdebatkan setelah munculnya surat dari wakil Keuskupan Katolik Roma di Perancis yang menyatakan beliau tidak jadi pindah agama menjadi Islam dan dimakamkan secara Katolik Roma. Namun begitu, saya yakin setelah pengakuan beliau dengan saksi Professor Maurice Bucaille, jati dirinya sebagai Muslim tak akan tergoyahkan setelah beliau melihat sendiri bagaimana Allah membuat suatu keajaiban dari dua buah laut yang bertemu. Yaitu dunia lautan yang sangat beliau cintai sejak kecil. Waullahu’alam. (Tio Alexander™)
Dan inilah koleksi hasil pencitraan bawah laut yang beliau dokumentasikan :
CosteauUnderwaterPhotos2
CosteauUnderwaterPhotos 


Peringatan Hari Korupsi 9 Desember, Tersurat di Al-Qur'an

Korupsi di negeri kita benar-benar sudah sangat parah karena sudah jadi kerak yang susah sekali di kikis, hampis semua sistem tatanan bernegara kita sampai saat ini masih terjadi praktek-praktek penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan yang merugikan kepentingan negara dan rakyat satu negara hanya untuk kepentingan pribadi dan golongan tertentu.
Al-Quran Surat ke-9 (At-Taubah) ayat ke 12
Al-Quran Surat ke-9 (At-Taubah) ayat ke 12
Bukan hanya di Indonesia, di seluruh dunia korupsi menjadi penyakit yang sangat berbahaya dalam kehidupan manusia. Karena kerugiannya bukan hanya bersifat material namun juga rusaknya moral serta akhlak dimana manusia yang bersangkutan tidak bisa menjaga amanah yang telah dipercayakan padanya untuk di kelola dan dipegang. Korupsi bukan hanya dilakukan oleh seorang bos atau pemimpin, namun mulai dari kelas pegawai rendahan sekalipun sudah terjangkiti.
Entah apakah ini suatu kebetulan atau memang Allah sudah mengingatkan kita semua termasuk semua pemimpin umat dan pemimpin negara, pemimpin golongan,  pemimpin apapun yang ada untuk tetap menjaga amanah. Menjaga janji dan sumpah yang telah diucapkan.  Mari sejenak kita merenungkan ayat Al-Quran dibawah ini  Surat ke 9 Al-Quran yaitu Surat At-Taubah Ayat Ke-12  yang artinya:
[9:12] Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, agar supaya mereka berhenti.
Coba kita renungkan dan cerna maksud ayat diatas, apakah maksud Allah dalam ayat tersebut? ini mungkin bisa menjadi bahan refleksi serta koreksi bagi kita semua, karena kita semua hakekatnya adalah pemimpin, dan setiap pemimpin bertanggung jawab atas amanah yang telah dipercayakan padanya. Kita coba untuk memberantas korupsi dari diri kita masing-masing kita cegah korupsi dari diri kita lingkungan kita. Semoga Allah Tuhan semesta alam memberikan berkah dan kebaikan bagi negeri yang sesungguhnya kaya raya ini.
Sesungguhnya ini semua adalah tanda dan perintah Allah pada kita semua yang beriman pada-Nya untuk melaksanakan dan menjaga amanah itu. Wallahualam bi shawab
"korupsi"
*) notes: Peringatan Hari Korupsi tanggal 9 Bulan 12)

sumber


Segitiga bermuda di INDONESIA




SAGORI,SEGITIGA BERMUDA DI INDONESIA


Kemolekan Pulau Sagori, Kabaena, Sulawesi Tenggara, kerap dinikmati oleh turis mancanegara sebelum tragedi bom Bali Oktober 2002. Pulau itu menyimpan misteri, antara lain seringnya kapal karam.. Pantas banyak yang menyebutnya Segitiga Bermuda di Kabaena.

Pulau Sagori di Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, itu merupakan karang atol berbentuk setengah lingkaran. Pulau tersebut tak lebih dari onggokan pasir putih dengan panjang sekitar 3.000 meter dan pada bagian tengah yang paling lebar, 200 meter.

Wisatawan asing biasanya singgah di pulau itu dengan kapal pesiar setelah mengunjungi sejumlah obyek wisata di Kabupaten Buton dan Muna. Di Sagori mereka berjemur di atas pasir putih sambil menunggu bola matahari yang perlahan meredup saat hendak terbenam. Seusai menyaksikan gejala alam yang mengagumkan itu mereka pun melanjutkan perjalanan.

Sagori sebetulnya lebih menarik jika dilihat dari pegunungan di Pulau Kabaena. Dari ketinggian jarak jauh itu Sagori menampilkan sapuan empat warna, yakni biru tua sebagai garis terluar, biru muda, garis putih, kemudian hijau di tengah. Warna hijau bersumber dari tajuk-tajuk pohon cemara yang melindungi pulau tersebut.

Jarak terdekat dengan daratan Kabaena sekitar 2,5 mil. Namun, pengunjung biasanya bertolak dari Sikeli, kota pelabuhan di Kecamatan Kabaena Barat, dengan jarak sekitar empat mil atau sekitar 30 menit dengan perahu motor. Sagori merupakan wilayah Kelurahan Sikeli.

Kata ”sagori” konon diambil dari nama seorang gadis yang ditemukan warga Pongkalaero–kini sebuah desa di Kabaena —pada saat air surut tak jauh dari pulau itu. Gadis itu diceritakan menghuni kima raksasa yang terjebak karena air surut.

Saat ditemukan, gadis tersebut dalam keadaan lemah tak berdaya. Para pemburu hasil laut kemudian menggendongnya ke sebuah onggokan pasir sebelum dibawa ke mokole (raja) di Tangkeno di lereng Gunung Sangia Wita, puncak tertinggi (1.800 meter) di Kabaena.

Namun, setelah beberapa saat diistirahatkan di onggokan pasir, gadis tersebut meninggal dunia. Sebelum meninggal ia sempat menyebut namanya, Sagori.. Sejak itu penduduk menamakan onggokan pasir itu Pulau Sagori.

Kuburan kapal

Keindahan Sagori di atas permukaan sangat kontras dengan kondisi alam dasar laut di sekitar pulau tersebut. Belantara batu karang yang terhampar di kawasan perairan pulau itu menyimpan misteri yang menyulitkan para pelaut, bahkan tidak jarang membawa petaka yang amat menakutkan.

Seperti diungkapkan beberapa tokoh masyarakat suku Sama (Bajo) di Kabaena, karang dan perairan Pulau Sagori hampir setiap dua tahun menelan korban berupa kapal pecah karena menabrak karang maupun korban manusia yang dibawa hanyut gulungan ombak pantai pulau tersebut.

Musim libur tahun lalu, misalnya, seorang siswa SMA Negeri 1 Kabaena tewas dihantam ombak yang datang mendadak saat dia bersama sejumlah temannya mandi-mandi di pantai. Sebelumnya, seorang ibu mengalami nasib serupa tatkala sedang mandi-mandi di sana.

Menjelang Lebaran lalu, sebuah kapal kayu kandas kemudian tenggelam di perairan pulau itu saat kapal dalam perjalanan dari Sikeli menuju Jeneponto, Sulawesi Selatan. Tidak ada korban jiwa, kecuali kapal tak dapat diselamatkan.

Dua tahun sebelumnya kecelakaan menimpa sebuah kapal dalam perjalanan dari Bulukumba (Sulsel) menuju Maluku dengan muatan sembako dan bahan bangunan.

”Tidak bisa dihitung lagi jumlah kapal yang terkubur di dasar laut Sagori,” ujar Uja’ (60), nelayan Sikeli dari suku Bajo.

”Kuburan” tersebut termasuk rongsokan kapal layar VOC dan kapal yang diperkirakan berasal dari China di kedalaman sekitar 13 meter saat air surut. Subair (57), Kepala SMP Negeri Sikeli, menemukan kapal tersebut pada 1973. ”Saya yakin itu kapal China karena masih menyimpan harta karun berupa piring antik dan gerabah lainnya,” katanya.

Menurut Subair, kecuali barang pecah belah, petunjuk lainnya adalah simbol-simbol China pada kapal maupun gambargambar naga yang terukir jelas.

Cerita seputar Pulau Sagori mirip Segitiga Bermuda (Bermuda Triangle) di Lautan Atlantik. Sagori juga menjadi kuburan bagi kapal-kapal yang berlayar mendekati pulau yang terletak 2,5 mil arah barat daya Pulau Kabaena itu.

Perairan Segitiga Bermuda terbentuk oleh garis (lurus) imajiner yang menghubungkan tiga titik, masing-masing di Pulau Bermuda, Miami (AS), dan Puerto Rico. Di wilayah perairan segitiga itulah dunia selalu dikejutkan denngan hilangnya sejumlah kapal bersama penumpang dan awaknya tanpa bekas. Bahkan, pesawat terbang juga kerap kali hilang misterius di atas perairan itu tanpa bisa dideteksi. Karena itu, Segitiga Bermuda dikenal sebagai ”Kuburan Atlantik”.

Tragedi kapal VOC

Kecelakaan laut terbesar di Sagori terjadi pertengahan abad ke-17 yang menimpa lima kapal milik VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), perusahaan dagang Kerajaan Belanda di Asia Timur yang beroperasi di Nusantara untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah. Kelima kapal itu bersamaan menabrak karang dalam perjalanan iring-iringan dari Batavia menuju Ternate (Maluku Utara).

Informasi agak lengkap tentang peristiwa empat abad silam itu dipaparkan Horst H Liebner, tenaga ahli bidang budaya dan sejarah bahari pada Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan, saat mengikuti Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara IX di Bau-Bau, 5-8 Agustus 2005 lalu.


Menurut Liebner, peristiwa kandasnya kelima armada VOC di karang Pulau Sagori pada 4 Maret 1650 itu amat menarik untuk diteliti lebih mendetail. Namun, dia mengaku belum sempat membaca keseluruhan naskah catatan harian awak kapal tersebut.

Kelima kapal layar Belanda itu adalah Tijger, Bergen op Zoom (berdaya angkut 300 ton), Luijpaert (320 ton), De Joffer (480 ton), dan Aechtekercke (100 ton). Data daya angkut Tijger yang bertindak sebagai kapal komando tak disebutkan oleh Liebner. Seluruh penumpang (581 orang) dapat diselamatkan. Mereka terdiri dari awak kapal, serdadu, dan saudagar.


Malapetaka tersebut sangat menyengsarakan seluruh penumpang yang terancam kekurangan perbekalan. ”Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kami masih dapat menyelamatkan sedikit beras yang kering,” tutur Liebner mengutip jurnal yang ditulis salah seorang awak kapal.

Lokasi kecelakaan merupakan daerah asing bagi para pelaut Belanda maupun dunia pelayaran umumnya di zaman itu. Pulau Kabaena yang terdekat dengan lokasi musibah, dalam laporan disebut Pulau Comboina.

Penduduk setempat yang datang ke lokasi pada dasarnya bukan bermaksud menolong, tetapi menjarah seandainya tak dicegah oleh awak kapal. Penduduk yang dilukiskan sebagai ”orang hitam” diartikan Liebner sebagai etnis Sama (Bajo) yang mendiami pesisir Pulau Kabaena.

Hal itu dibenarkan tokoh Bajo H Djafar alias Nggora (80-an). ”Orang Bajo datang membantu sambil mengambil kain untuk bahan pakaian,” tuturnya mengutip tradisi lisan masyarakat Bajo seputar kecelakaan lima kapal VOC 400 tahun silam itu.

Setelah menjelang seminggu hidup di Pulau Sagori tanpa tanda-tanda kemungkinan adanya pertolongan, pimpinan pelaut Belanda memutuskan mengirim sebuah sekoci ke Ambon untuk melaporkan kecelakaan itu kepada Laksamana de Vlamingh.

Mereka juga berusaha membuat sendiri kapal menggunakan bahan-bahan dari kapal yang telah pecah berantakan. Awak kapal menyelamatkan barang dagangan dan 87 pucuk meriam.

Kapal hasil rakitan yang kemudian diberi nama Trostenburg (benteng pelipur lara) itu diluncurkan awal Mei, hampir bersamaan datangnya kapal bantuan pada 7 Mei 1650 yang dikirim atas perintah de Vlamingh. Kedatangan kapal bantuan itu sangat terlambat karena terhalang angin barat yang saat itu bertiup kencang.

Tragedi segera berakhir ketika semua awak kapal bersama muatan dan meriam diangkut ke Batavia. Bangkai kapal tersebut kini masih tergeletak pada kedalaman sekitar lima meter di dasar laut Pulau Sagori. ”Mesin dan baling-balingnya masih ada,” tutur Uja’.


Sumber :
http://antzon. wordpress. com/2006/ 02/...da- di-kabaena/


Soerabaja Tempo Doeloe, Kota Kenangan Tak Terlupakan (Part-1)

Menjelang 10 Nopember, menjelang Hari Pahlawan mungkin ada baiknya kita sedikit menengok sejarah masa lalu dimana para pejuang kemerdekaan kita dengan taruhan nyawa merebut dan mempertahankan negeri ini mati-matian, janganlah kita kotori perjuangan mereka dengan perbuatan-perbuatan hina masa kini yang menodai semangat perjuangan dan nasionalisme mereka. untuk itu satu hari menjeleng hari Pahlawan, ruanghati.com mencoba menyajikan kumpulan foto-foto masa lalu keadaan kota pahlawan tempo doeloe. Ini merupakan 1 dari beberapa tulisan yang khusus di sajikan menjelang Hari Pahlawan, Silahkan menyimak dan menikmati nuansa Kota Pahlawan Tempo Doeloe.
Inilah Jembatan Merah, Tempat yang sangat bersejarah yang merupakan saksi sejarah terbunuhnya Jendral Inggris Malaby ketika Sekutu Menyerang Surabaya
Inilah Jembatan Merah, Tempat yang sangat bersejarah yang merupakan saksi sejarah terbunuhnya Jendral Inggris Malaby ketika Sekutu Menyerang Surabaya. Yang menjadi keprihatinan keberadaan Jembatan Merah saat ini, banyak yang tidak mengetahui bahwa jembatan itu memiliki nilai sejarah penting dalam perjalanan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, bahkan kondisi jembatan merah pun hinggi kini sangat memprihatinkan karena tidak mendapat perhatian yang berarti dari Pemkot setempat

"bung Tomo"
Bung Tomo, Potret Arek Suroboyo Sejati dengan suaranya yang menggelegar berhasil membakar semangat arek Suroboyo untuk mengusir sekutu yang menyerang. Yang patut di syukuri akhirnya Beliau diakui sebagai pahlawan Nasional
Mallaby
Mobil Brigadire Jendral Mallaby yang rusak terkena serangan, dan Mallaby tewas didalamnya
Prasasti pertempuran Arek-arek Suroboyo dan Sekutu
Prasasti pertempuran Arek-arek Suroboyo dan Sekutu
Tank Inggris yang berhasil dilumpuhkan pasukan Arek-arek Suroboyo
Tank Inggris yang berhasil dilumpuhkan pasukan Arek-arek Suroboyo
Surabaya di Bombardir Tentara Sekutu dari segala penjuru, hal tersebut terjadi setelah Jendral Mallaby Tewas
Surabaya di Bombardir Tentara Sekutu dari segala penjuru, hal tersebut terjadi setelah Jendral Mallaby Tewas
"hotel yamato"
Hotel Oranje, Sekarang Hotel Majapahit semasa pendudukan Jepang dikenal sebagai Hotel Yamato disinilah insiden perobekan bendera Belanda tersebut terjadi
"hotel yamato"
Hotel Oranje, Sekarang Hotel Majapahit semasa pendudukan Jepang dikenal sebagai Hotel Yamato disinilah insiden perobekan bendera Belanda tersebut terjadi
"hotel yamato"
Hotel Oranje, Sekarang Hotel Majapahit semasa pendudukan Jepang dikenal sebagai Hotel Yamato disinilah insiden perobekan bendera Belanda tersebut terjadi
"Soerabaja Tempo Doeloe"
Foto ini adalah foto Jalan Pemuda tempo doeloe
"Soerabaja Tempo Doeloe"
Ini adalah sisi Alun-Alun Contong menuju ke Tunjungan (sekarang dikenal daerah gemblongan dan Baliwerti)
"Soerabaja Tempo Doeloe"
Soerabaja Tempo Doeloe, Sebuah bangunan Hotel Oranje dari sisi lain di Jalan Tunjungan
"Soerabaja Tempo Doeloe"
Sebuah bangunan di sebelah tugu pahlawan, yang kini dijadikan kantor Pelni
"soerabaja tempoe doeloe"
Salah satu gedung pemerintahan Hindia Belanda (Gedung Internatio), yang saat ini letaknya didepan Jembatan Merah Plasa
Soerabaja Tempo Doeloe, mengenang Hari Pahlawan 10 November
Salah satu gedung pemerintahan Hindia Belanda (Gedung Internatio) sisi lain, yang saat ini letaknya didepan Jembatan Merah Plasa
Soerabaja Tempo Doeloe, mengenang Hari Pahlawan 10 November
Soerabaja Tempo Doeloe, mengenang Hari Pahlawan 10 November
Soerabaja Tempo Doeloe, mengenang Hari Pahlawan 10 November
Soerabaja Tempo Doeloe, Pelabuhan Kalimas, yang kini masih dipakai untuk sandar kapal-kapal jenis kapal kayu (pelayaran rakyat)
Para Arek-Arek Suroboyo sedang berkumpul untuk merancang perlawanan terhadap sekutu
Para Arek-Arek Suroboyo sedang berkumpul untuk merancang perlawanan terhadap sekutu
Tentara Inggris Sedang Menyusun Strategi untuk menguasai kota Surabaya
Tentara Inggris Sedang Menyusun Strategi untuk menguasai kota Surabaya
Soerabaja Tempo Doeloe, mengenang Hari Pahlawan 10 November
Soerabaja Tempo Doeloe, mengenang Hari Pahlawan 10 November
Para Sukarelawan PMI yang membantu untuk mengobati dan merawat para korban perang
Para Sukarelawan PMI yang membantu untuk mengobati dan merawat para korban perang
Soerabaja Tempo Doeloe, mengenang Hari Pahlawan 10 November
Ini merupakan pavilion para prajurit Belanda
Soerabaja Tempo Doeloe, Kota Pahlawan Tak terlupakan
Soerabaja Tempo Doeloe, Kota Pahlawan Tak terlupakan
Soerabaja Tempo Doeloe, Kota Pahlawan Tak terlupakan
Soerabaja Tempo Doeloe, Kota Pahlawan Tak terlupakan (Kondisi Saat Ini)
Bersambung ke : Soerabaja Tempo Doeloe, Battle Of Soerabaja-Untukmu Pahlawanku (Part-2)

sumber


Azta News

Azta News
Diberdayakan oleh Blogger.

Baca Juga Artikel ini :

Jam Dunia

Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More

 
http://aztanews.blogspot.com